Finally rencana ke bank mata dan distro milik upstairs terlaksana juga. Ditambah ke aksara buat ngeliat font2 lucu buat display Index. What a lovely day, terutama ditambah kedahsyatan lagu2 The Used dan dua orang yang luar biasa di sampingku. I can through anything..yup, anything.
Thursday, September 15, 2005
Wedding invitation
Almost forgot to write this down. Malam ini aku dapat undangan tuk tanggal 25 September, pernikahan Ika dan Resdy. Mereka adalah teman sekelasku di MMEM Prasetiya Mulya angkatan IX. So what's so special? Tadi adalah undangan pertama yang jatuh ke tanganku dengan sekilas haru di mata hatiku. Karena beberapa bulan yang lalu, mereka masing-masing adalah sahabatku yang sedang minta dicarikan pacar, dan aku lah yang mendorong mereka untuk berpacaran.

Saat aku apatis pada cinta, mereka memberi tahu rencana pernikahan mereka. Dan kini mereka memberiku undangan, dengan puisiku di dalamnya. Oh, my God. Aku tidak pernah turut sebahagia ini, dan sungguh kudoakan yang terbaik untuk kalian, my bro and sis..
Stronger
Hari yang cukup mencengangkan. Akhirnya aku bersikap sangat jujur dan memberi titik fokus mengenai masa depanku. Sangat menakutkan pada awalnya, karena aku ini ya masih diberi atap walau mungkin terlihat begitu mandiri. Lalu katanya aku ini sudah dewasa, sudah bisa menanggung semua resiko sendiri. Aku harap begitu, karena sungguh jalan ke depan amatlah terjal. Nanti, saat semuanya terasa begitu berat dan kau begitu jauh, aku hanya perlu pejamkan mata. Kilasan balik akan kita dan juga angan yang kan datang, pasti mampu hilangkan beban seketika.

Tuesday, September 13, 2005
Avoid this to avoid bad mood and negative thinking
Orang selalu bilang pria ada tiga jenis, yaitu buaya, gay, atau gay yang buaya. Ada apa2 selalu pria yang disalahin. Ya jadi orang ketiga, ya selingkuh, ya ini, ya itu. Nah, sekali ini aku sebagai perempuan perlu angkat bicara. Memang, menyangkut pemerkosaan fisik, itu adalah salah pria 99 %, dan mungkin 1 % sisanya adalah unsur pakaian atau gesture perempuan itu. Tetapi, belum tentu semua2nya bisa disalahin ke pihak pria. Untuk hal-hal yang sederhana, perempuan bisa jadi lebih brengsek, lebih licik, singkat kata lebih ular.
Hari gini masih mau ngerusak hubungan orang, manfaatin tangis2 orang, masuk di celah yang memungkinkan, sambil pake tameng pertemanan dan mau sok bantuin, sok doain. Ah, what the hell..emang salahku yang masih juga bisa percaya sama orang lain, yang jelas gak punya kepentingan, yang jelas besar kemungkinannya tuk bermaksud jahat. Dan lihat aja, sekali ini aku nemuin kepercayaan yang aku kasih, dirusak sama perempuan yang kuanggap teman.
Mendingan anda pulang aja deh ke negeri sana, gak usah balik kesini dan ngaku2 teman kalau cuma mau buat ngambil milik orang. Dianggep temen malah balik makan. Gak tahu apa kalau punggung ini udah punya antibodi alami untuk tikaman dari belakang? Bahkan lebih ampuh dari rompi anti peluru. Go the hell with you, bitch..!!
Options
Hidup adalah pilihan. Pagi ini ibu negara berkata mengenai betapa egoisnya si abang yang berkata, "Kalau mama tadi bilang hidup mama yang tinggal seminggu diforsir dengan merokok dan jadinya tinggal 3 hari, berarti mama membuang waktu 4 hari untuk anak2 mama. Jadi mama sangat egois karena kita masih butuh mama,". Sekedar informasi, memang pembicaraan ini tidak pernah tabu, dan hanya menjadi gurauan.
Ibu negara bilang, malahan kalau begitu si abang yang self centered. Karena menurut ibu negara, tentu 3 hari itu akan dia habiskan dengan senang hati bersama asap rokok. Ah, aku seperti mendapat angin segar.
Sorenya terjadi kontradiksi. Ibu negara bersikap antipati dengan nada suara dan sikap diamnya hanya karena aku menunda satu jam tuk mengantarnya pulang, karena sedang makan dengan seseorang yang kan jadi bagian dari hari-hariku ke depan.
Kasihan si abang, umurnya sudah 32 tahun. Sudah tiga kali aku berganti pacar, dia masih belum berhasil menikahi gadis pilihannya karena masalah ijin (entah siapa) dan (mungkin) agama. Thanks God i'm still 22 years old...

terima kasih untuk pelajaran hidup selama ini, menyadarkanku tuk terus berpijak pada apa yang nyata, apa yang bisa ditelaah dengan rasio, dan apa yang hanya bisa dirasa, bukan dirasa-rasa.
Saturday, September 10, 2005
Debit kredit perpacaran
Ada yang pernah bilang bahwa membina suatu hubungan, dengan take and give , sama halnya dengan menabung. Take and give, menerima dan memberi, adalah debit dan kredit. Berapa lama kita menabung, berapa jumlah saldo kita, berapa bunga yang kita terima, beberapa orang setuju bahwa hal inilah yang penting dalam suatu hubungan. Itulah sebabnya terjadi penyesalan, shock, kelimpungan pada saat seseorang mencuri buku tabungan kita, atau bank yang telah kita percaya selama ini dinyatakan pailit. Wham, palu godam menghantam kita. Lalu....bagi mereka yang tidak kuat, ya menjadi apatis, dan nyaris gila.
Iya juga sih, kalau mau ingat2 berapa banyak yang sudah kita beri, dan atas dasar apa, toh bukannya mengharapkan bunga, hanya ingin biar tabungan kita itu aman di bank. Gak usah pake embel2, gak usah pake bonus. Nah, menyangkut hubungan perpacaran, aku jadi teringat dengan seorang pria yang sampai sekarang masih menempati posisi pertama dalam kategori bijaksana dan dewasa. Inisialnya DFP, aku pacaran sama dia dua tahun lamanya, yah..masih sistem saklar lampu on-off sepihak. Ada perkataannya yang dulu aku tertawakan dengan amat sangat. Kata-katanya kira-kira seperti ini :
Pada saat kau memulai suatu hubungan dengan niat yang baik, memperlakukan pasangan dengan tulus dan sayangmu tak mengharapkan apa-apa kecuali kebersamaan, kau tidak akan pernah merasakan sesal pada saat hubungan itu berakhir. Walaupun akhirnya kau ditusuk dari belakang, dicampakkan begitu saja, atau bahkan hal terburuk sekalipun. Karena kau telah melakukan daya terbaik, pada orang yang pernah kau anggap terbaik dan pantas untukmu. Percayalah, lebih baik hidup dengan kenyataan kita disakiti daripada kita menyakiti. Karena kita tidak akan pernah lepas seutuhnya dari dia yang sudah kita sakiti, terutama bila dia adalah orang yang selalu mengusahakan yang terbaik untuk kita.
Dulu aku tertawa, sangat geli, karena aku saat itu adalah si brengsek yang tidak berniat serius, bahkan dengan perbedaan umur nyaris 7 tahun itu. Aku hanya mau dekat dengannya saat aku sedang susah, dan bersenang-senang dengan yang lain setelahnya. Dulu sekali, waktu aku baru mulai kuliah S1.
Baru dua kali terakhir ini aku serius membina hubungan. Dan apapun yang terjadi, aku tidak menyesal, walau koma dijadikan titik dengan darah merah sebagai tinta. Kenapa? Karena sesal tidak akan datang padaku, yang telah berusaha maksimal dan membuang ego jauh-jauh. Percayalah, setiap manusia adalah khas, yang tidak akan pernah bisa digantikan.
Iya juga sih, kalau mau ingat2 berapa banyak yang sudah kita beri, dan atas dasar apa, toh bukannya mengharapkan bunga, hanya ingin biar tabungan kita itu aman di bank. Gak usah pake embel2, gak usah pake bonus. Nah, menyangkut hubungan perpacaran, aku jadi teringat dengan seorang pria yang sampai sekarang masih menempati posisi pertama dalam kategori bijaksana dan dewasa. Inisialnya DFP, aku pacaran sama dia dua tahun lamanya, yah..masih sistem saklar lampu on-off sepihak. Ada perkataannya yang dulu aku tertawakan dengan amat sangat. Kata-katanya kira-kira seperti ini :
Pada saat kau memulai suatu hubungan dengan niat yang baik, memperlakukan pasangan dengan tulus dan sayangmu tak mengharapkan apa-apa kecuali kebersamaan, kau tidak akan pernah merasakan sesal pada saat hubungan itu berakhir. Walaupun akhirnya kau ditusuk dari belakang, dicampakkan begitu saja, atau bahkan hal terburuk sekalipun. Karena kau telah melakukan daya terbaik, pada orang yang pernah kau anggap terbaik dan pantas untukmu. Percayalah, lebih baik hidup dengan kenyataan kita disakiti daripada kita menyakiti. Karena kita tidak akan pernah lepas seutuhnya dari dia yang sudah kita sakiti, terutama bila dia adalah orang yang selalu mengusahakan yang terbaik untuk kita.
Dulu aku tertawa, sangat geli, karena aku saat itu adalah si brengsek yang tidak berniat serius, bahkan dengan perbedaan umur nyaris 7 tahun itu. Aku hanya mau dekat dengannya saat aku sedang susah, dan bersenang-senang dengan yang lain setelahnya. Dulu sekali, waktu aku baru mulai kuliah S1.
Baru dua kali terakhir ini aku serius membina hubungan. Dan apapun yang terjadi, aku tidak menyesal, walau koma dijadikan titik dengan darah merah sebagai tinta. Kenapa? Karena sesal tidak akan datang padaku, yang telah berusaha maksimal dan membuang ego jauh-jauh. Percayalah, setiap manusia adalah khas, yang tidak akan pernah bisa digantikan.
*ini terlintas di benak 24 jam yang lalu, saat aku belum berbincang dengan aku yang sejujurnya
Thursday, September 08, 2005
FGD EXPO 05
Hari ini seperti akan mendung, merenungi nasib sbg proletar, berhubung kaki sedang masuk bengkel asuransi dan yang satu lagi diperpanjang stnk-nya. Tapi dasar hoki, ada orang sakit yang rupanya tidak betah di rumah, dan segera meluncur ke cirendeu..haha..thanks loh cums!
Acara hari ini sedikit padat, sayang gak keburu mampir ke official store-nya upstairs..tapi yang lain2 terlaksana dengan baik. Salah satunya adalah memburu jadwal nonton skeleton key di ps dengan kegiatan tinjau meninjau pameran di JCC..nice one! Mesin2 cetak segede mobil sampai foto2 yang di-retouch dengan sangat2 handal. Beberapa yang menarik adalah foto botol XO, patung angel, dan view di dermaga. Ada juga nih yang modelnya kayak di bawah ini...


Kalau ada yang wondering, kenapa aku maunya foto sama si kancil, nah..jaman dulu, ada teman yang suka nyebut aku kancil emas..hahaha..iya gak ncrit? And the other one, mungkin contoh dari pertobatan thdp minuman keras hahaha..=p
Oh ya, almost forget about the movie..filmnya oke, sangat menegangkan dan actingnya keren bgt bo..cuma akhirnya sangat ngedrop. Sebagai penutup yang baik, tentu takigawa sangat menghibur dengan takigawa roll, dino lover, kamameshi, dan ice cream sbg dessert. Gak tahu kenapa sepertinya absen sehari besok membuat si pengemudi handal memasang tampang sedih. Padahal beneran, makan malemnya enak bo! =)

Wednesday, September 07, 2005
Riding the wind
Ternyata naik motor di jakarta lebih serem (jauh) daripada di jogja. But it was absolutely fun hahaha..debu2 dikit dan angin malam banyak mengingat polo shirt rada ngatung =) dipastikan bisa diuji coba lagi minggu depan. Kan lumayan, prasetiya mulya-cirendeu gak kena macet..emang paling bisa deh..kalau sama tukang ojek emang masih mau? hihihi..
Terkadang banyak rencana membuat semakin bingung. Diajakin ke jogja buat liburan dan mengunjungi orang kerja, atau gangguin ya. Kayaknya boleh juga tuh, belum tahu sih judul filmnya Garin yang kali ini apa, tapi pasti menginspirasi untuk urusan2 lain di jogja. Sekalian ketemu sama tattoo artist yang udah pada ngelamar buat Index.
Weekend bisa jadi camping atau maybe just visiting ke gunung putri..mau liat gilanya sekumpulan anak2 dengan tingkat ideologi tinggi bersenang-senang, hanya dengan hawa dingin, dan jrang jreng gitar. Yang pasti minggu harus kerja kelompok di kampus jam 9 pagi, dan harus ke acara Tarki, sebagai alumni yang masih setia memberi support (baca : mau reunian gitu) dan nonton pure saturday & netral. Jadi bagaimana menyiasati plan pp ke bandung, yang seharusnya hari minggu, tuk relationship building dgn bbrp pihak? Hm..just see..hahaha..duh! Nah, semoga si cumy, partner berkendaraan jauh di bawah ini cepat sembuh =)

Saturday, September 03, 2005
Chia's wedding, aksi >< reaksi
Ada yang menikah karna usia sudah di ambang 30 tahun, ada yang menikah tuk cari ketenangan, ada yang menikah tuk sekedar cari teman hidup, ada yang menikah karena diminta tuk menikah, dan 1001 macam alasan lain. Buatku, entah idealisme itu masih ada atau tidak. Menikah bukan (sekedar) sekolah dan bukan (hanya) kerja nyata; dimana keduanya boleh saling melenceng, saling silang, hantam menghantam. Menikah adalah komitmen dan proses. Because there's no such thing like a natural born wife or husband.

Chia, ini bukan aksi dan reaksi. Kami turut berbahagia. Hanya saja, bosan dengan pose tersenyum dan terlihat bahagia. Karena jujur, menurutku perkawinan adalah suatu yang mengikat sekaligus membebaskan. Kau butuh semangat, makanya kami memberi tampang2 jenaka ini =') we're so happy for you, dear..

Puritan; agama bukan tuhan!!
Tadi lagi di mobil, di sisi selatan kota jakarta, dimana pikiran melantur sana sini. Ada lagu 'menanti sebuah jawaban' di radio, reminds me of ungu violet. Hm, dua kali aku nonton film itu. Dengan rasa yang beda tipis lah hihihi..jadi ketawa dalam hati. Aku ambil cd, kayaknya ada lagu yang lebih cocok deh. Lagu 'membakar jakarta', disusul lagu kebangsaanku yang pas untuk menghujat pemimpi. Banyak omong kosong tentang surga dan neraka, menutup pandangan, mendiskriminasikan orang dari agama! Hadapi dulu deh remeh temeh dunia, masalah atau bukan masalah, hadapi secara langsung dan jujur, stop mimpi, hargai apa yang tergapai dan sudah ada, belajar mencintai, kubur kesombongan ala patriarki. Sadari dan hargai, jangan tidak tahu terima kasih. Urusan vertikal dan horizontal beda, bung..!!

Sucikan aku, tak murni, tutup mataku. Biarkan doktrin ini lekat dalam diriku. Eliminasi, sterilisasi, murni jiwaku. Perisai penglihatan, pagari pikiran. Moral? Puritan. 'Jangan tanya tapi lakukan'. Genosida generasi dalam samaran. Bidak permainan cuci otak. Purifikasi, hakimi, menutup jalan. Melihat diri dalam cermin retak. Norma? Puritan. 'Jangan tanya tapi lakukan'. Nilai? Puritan. Terbunuh, mati, hilangkan gairah.
Tips : nyanyikan ini tanpa kacamata, biar kau tahu dunia tanpa klasifikasi bodoh itu. Semua benar, kawan. Semua sama di mataNya.
Thursday, September 01, 2005
Balto Credore + LET IT BEAT
Dalam dua hari ini, yang total adalah 24x2 jam, tidurku hanya kurang dari dua jam. Thanks to Balto Credore aka Alto, luvly siberian yang rewel sekali mentang2 baru berumur 2 bulan =') masih gak bisa turun tangga dan entah kenapa jadwal tidurnya tabrakan sama jadwal tidurku. Ada yang nelpon tadi, minta picture (by request kayak harga barang di majalah mode hahaha). Here it goes..foto Alto yang insist mau makan di mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi, kepalanya kayak lagi moshing..hahaha..dasar rakus..

Wear it not because it's cool, but because you care. Katanya sih gitu..sedangkan kalau aku sendiri, sebagai salah satu penggerutu yang debar jantung selalu berlebihan saat minum apapun yang mengandung kratingdaeng atau liquid dengan komposisi lebih dari 40%, i do really care with my heart..hehehe..tapi yang aku bener2 suka, adalah perkataan LET IT BEAT. Untukku, cukup dengan irama yang stabil saja. Tidak usah bertalu-talu karena keriangan yang berlebihan. Selama cukup kuat untuk memompa darah, it'll do just fine. Kalimat yang bermakna ganda untukku, mungkin itu sebabnya aku suka.

LET IT BEAT
takes more than a bowl of noodle and a cup of tea to make it dance
Feels like a gold winner today =)
Ternyata banyak kesenangan yang tertunda di luar sana. Hari ini aku mendapat dua kejutan yang luar biasa. Setelah dua hari hunting for chow2, pug, pada akhirnya hari ini di tempat ke4, aku mendapat anjing yang selama ini aku mau =) my lovely siberian husky..hahaha..senang sekali..umurnya dua bulan, namanya Fear Not dan fiuh...bener2 jelmaan serigala! Setelah dipikir2 akhirnya dikasi nama Balto/Alto tergantung mood =p abisnya kata dua peserta lainnya, nama Nero, Wolfgang, Boris terlalu aneh. Di bawah ini anjing yang lucu bgt, tapi gak jadi dibeli karena bisa2 gak bayar uang kuliah trisemester ini hehehe..

Dan kejutan dua datang sebenarnya waktu pagi aku ngobrol2 sama timur. He invited me to his opening..yah, tepatnya sih banyak fotografer, karena including apa yang ada di kompas (masa lalu masa kini). Tempatnya di museum nasional (tau gak dimana?duh, kirain cuma aku yang gak ngeh hahaha) museum gajah atuh..hihihi..nah, pas malem dateng kesana, duh...!!!! DUH!!! Gak nyesel bgt!!!! Kenapa?! Gak kok, bukan wine, jack, draft yang ada disana (udah nyaris habis nih pas aku dateng hihihi) tetapiiiiii...

Di gate aja aku udah ketemu sama temen2 media yang jaman dulu..gila, kangen bgt! Gak sempet cerita banyak sayangnya...duty must go on. Jujur, mereka gak salah milih tempat. Unsur megahnya bener2 bisa nunjukin foto2 komposisi yang the best bung bgt di daerah2 asia, foto2 buatan orang belanda yang ada pro kontra, foto2 'masa kini' yang colorful+rombak gila di photoshop, foto2 mojadul yang dari jaman belanda ---> ini semua dikemas dalam paket yang sangat menarik. Dari segede dinding sampe seubin (nah, emang ditaruh di bawah juga sih).
Daaaannnn....coba tebak aku bisa kenalan sama siapa? Papa tercintanya timur..hihihi..deg2an bo! My favorit of all; Seno Gumira Ajidarma. Uh, kayak kena serangan jantung mendadak ="p belum lagi semua temen seangkatannya, disusul junior2 macam Ayu Utami..wah, it's my honour. Really!! Too bad I can't enjoy the after partynya.. =)
Subscribe to:
Posts (Atom)